Sabtu, 20 Juli 2013

Obat Warung Dapat Mengobati Sekaligus Meracuni


Obat Warung Dapat Mengobati Sekaligus Meracuni
Obat Warung Dapat Mengobati Sekaligus Meracuni - Hal yang paling biasa kita lakukan jika merasa pusing, flu, batuk dan sebagainya adalah kita membeli obat kewarung sekitar rumah anda. Ini sudah menjadi kebiasaan kita karena dengan meminum obat warung maka rasa sakit akan hilang, padahal itu hanya sementara. Sehingga kegiatan minum obat warung menjadi kegiatan rutin atau kecanduan saat kita mengalami rasa sakit. Padahal hal ini sangat tidak dianjurkan mengingat obat warung sangat berbahaya bila dikonsumsi secara rutin dan terus menerus karena obat warung memiliki efek samping.

Yang perlu kita ketahui adalah pada tulisan komposisi dari tiap obat, dimana dari setiap komposisi tertentu ada yang memiliki efek samping yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Berikut beberpa komposisi obat yang berbahaya menurut informasiobatrsudcibabat.

Beberapa Komposisi Obat Yang Berbahaya

Bromhexine HCl

Bromhexine ada dalam bentuk sirup. Bromhexine lazim digunakan untuk mengencerkan dahak pada penderita batuk berdahak. Efek samping yang dapat muncul yaitu diare, mual, gangguan saluran cerna ringan. Untuk menghindari efek tidak nyaman pada pencernaan, bromhexine sebaiknya diminum sesudah makan.

Pseudoephedrine HCl
 
Pseudoephedrine  biasanya digunakan bersamaan dengan paracetamol dan obat antialergi (CTM atau loratadine) untuk meredakan gejala flu. Pseudoephedrine sendiri digunakan untuk meredakan hidung tersumbat. Efek samping yang dapat muncul yaitu tremor (gemetar), gejala sulit tidur, detak jantung tidak teratur, meningkatnya tekanan darah, hilang nafsu makan, dan mulut terasa kering.Namun efek samping perlahan akan hilang ketika pemakaian obat dihentikan. Bila muncul efek samping tersebut dan sudah tidak dapat ditoleransi (tidak dapat ditahan dan terasa tidak nyaman) hentikan penggunaan dan segera hubungi dokter terdekat.

Parasetamol
 
komposisi obat yang berbahayaParasetamol tersedia dalam bentuk tablet maupun sirup. Obat yang digunakan untuk mengatasi pusing dan demam ini memang tergolong paling aman dibandingkan dengan obat pusing/demam lainnya. Penggunaan parasetamol dosis tinggi (diatas 2g sehari) dalam jangka waktu panjang dapat memicu terjadinya efek toksik pada hati. parasetamol tidak disarankan untuk dikonsumsi dalam dosis tinggi dan secara rutin tanpa pemantauan dari dokter atau apoteker.

Guaifenesin atau Gliseril Guaiakolat
 
Giafenesin tersedia dalam tablet maupun sirup. Obat ini digunakan untuk mengencerkan dahak pada batuk.Bila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan dapat memicu terbentuknya batu ginjal. gunakan sesuai aturan pakai.

Phenylpropanolamine
 
Fungsi phenilpropanolamine sama dengan pseudoephedrine, yaitu untuk meredakan gejala hidung tersumbat pada flu. Efek samping yang dapat muncul pun relatif sama dengan pseudoephedrine.

Antasida 
 
Antasida, baik dalam bntuk tablet maupun cairan suspensi digunakan untuk meredakan gejala serangan tukak (sakit maag). Efek samping yang dapat muncul yaitu mual, diare atau konstipasi (sembelit) yang meningkat resikonya sesuai dengan kenaikan dosis. perbanyak konsumsi air putih saat meminum antasida.

Chlorpheniramine maleat (CTM)
 
Merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi alergi. Efek samping yang paling sering muncul adalah efek mengantuk dan haus yang ditimbulkan. pengguna CTM tidak disarankan untuk mengemudikan kendaraan setelah dan selama masih meminum CTM.

0 komentar:

Posting Komentar